Posted in Book

Book Review – The Star and I by Ilana Tan

Paperback, 344 pages

Published January 2021 by Gramedia Pustaka Utama

ISBN 139786020649665

Edition Language Indonesian

“Kulihat dunia dalam matamu dan masa depan dalam senyummu…”

Sejak kecil, Olivia Mitchell ingin tahu siapa orangtua kandungnya. Jadi, ketika ia mendapat kesempatan bekerja di New York, ia pun menyambarnya tanpa ragu. Namun, mencari seseorang tanpa nama di kota sebesar New York adalah sesuatu yang mustahil. Kini kontrak kerja Olivia akan segera berakhir, dan Olivia menolak pulang ke Inggris sebelum berhasil melacak keberadaan orangtua kandungnya. Itu berarti ia harus segera mencari pekerjaan baru supaya ia bisa tetap tinggal di New York. Seolah-olah semua itu belum cukup memusingkan, Olivia mendadak bertemu kembali dengan Rex Rankin—sahabat masa kecilnya, sekaligus cinta pertamanya yang gagal—yang muncul untuk menawarkan bantuan.

Review

“Jarak memang merenggangkan persahabatan, dan membuat dua orang yang dulunya terpisahkan jadi tidak berhubungan selama bertahun-tahun”

Olivia Mitchell diadopsi orang tua nya sejak kecil, namun ia bertekad untuk menemukan orang tua kandungnya yang diduga tinggal di New York, ketika kesempatan bekerja di New York datang untuknya, Olli pun tak segan untuk memanfaatkannya mencari sosok orang tua kandungnya.

Di tengah pencarian tersebut, Olli bertemu kembali dengan Rex Rankin, sahabat seumur hidup dan cinta pertamanya yang telah putus kontak selama 9 tahun.

Situasi membuat mereka kembali dekat, namun apakah hubungan dan perasaan istimewa itu akan muncul kembali?

“Adakalanya orang-orang yang menghilang adalah orang-orang yang tidak ingin ditemukan”

Saat GPU mengumumkan bahwa Ilana Tan akan merilis novel baru, jujur gw terkejut, karena kayaknya udah lama banget ya setelah In Blue Moon ilana belum merilis novel lagi. Jadi gw ga mikir dan langsung PO deh, walau ya baru dibaca sekarang juga haha.

Judul novel ini adalah The Star and I dengan cover pink cantik. Saat pertama liat langsung jatuh hati banget sama covernya. Namun bagaimana dengan ceritanya?

Rasanya sudah tidak diragukan ya kehandalan ilana tan dalam menulis kisah yang istimewa. Awalnya gw berpikir novel ini akan fokus pada kisah percintaan saja, namun justru fokus utama pada bagaimana proses pencarian orang tua Olli, yang membuat gw berdebar-debar ikut penasaran dan gregetan pengin Olli cepat bertemu orang tuanya.

Namun, walau fokus pada hal tersebut, gw sangat suka story development Olli dan Rex. Kita diajak mengikuti kisah keduanya melalui alur maju mundur, mulai dari bagaimana pertemuan mereka setelah terpisah 9 tahun dan tentunya pertemuan mereka sejak kecil. Manis banget… Satu demi satu rahasia satu sama lain pun terungkap.

Gw suka dengan karakter Rex yang terkesan pendiam namun karakternya berubah 180 derajat ketika bersama Olli, dan bagaimana Olli yang selalu merasa nyaman bersama Olli. Chemistry keduanya dapet banget. Loveable deh pokoknya..

Plot dan alur yang ditulis pun cukup baik dan mudah dibaca serta dicerna, walau yah, menurut gw entah kenapa di babak akhir agak terkesan dragging alias dipaksakan untuk segera selesai, jadi agak kentang. Konklusi untuk konflik A sudah oke, namun untuk konflik B? Rasanya kurang puas ya.. Atau karena gw masih belum ingin berpisah dengan Olli dan Rex? Entahlah..

Yang pasti The Star and I adalah kisah romansa yang patut dibaca dan tentunya di koleksi..

Posted in Book

Book Review : Sementara Selamanya by Ika Natassa

Akhirnya setelah sekian lama gw bisa baca buku eh screenplay “Sementara Selamanya” yang ditulis sama salah satu penulis favourite gw aka Ika Natassa. Jujur dulu ga ikutan PO yang awal banget karena lagi cekak, huhu,, eh alhamdulillah beberapa waktu lalu dibuka PO lagi khusus buku aja tanpa merchandise, jadi tanpa pikir Panjang langsung beli deh.

Hari ini, dalam perjalanan ke kantor yang Cuma 30 menit, gw berhasil menamatkan screenplay ini. Cepet ya? Ya wajar sih, soalnya bentukannya screenplay, hanya berupa dialog singkat. Tapi.. gw tidak menyangka efeknya sebegitu dalam ….

Sinopsis

Sementara, Selamanya Screenplay

by Ika Natassa

Paperback, 96 pages

Published September 2020 by PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN 139786020646039

Edition Language : Indonesian

Jakarta, awal 2020, dan setiap hari yang dinantikan Saka adalah video call dengan istrinya, Zara. Mereka memutuskan tinggal terpisah sementara karena Zara bertugas sebagai dokter yang banyak menangani pasien COVID-19.

Video Call menjadi penyelamat pernikahan mereka, satu-satunya cara untuk membuat semua yang abnormal ini terasa normal. Setiap hari mereka tetap berkomunikasi layaknya suami-istri, walaupun afeksi dan gestur cinta yang bisa mereka sampaikan tidak lagi berupa pelukan dan ciuman, namun kata-kata. Hanya kata-kata.

Keduanya punya janji tidak akan pernah menyampaikan rindu, cukup mengobrol setiap hari, membunuh jarak dengan bantuan teknologi, walau janji itu mereka langar hampir setiap hari.

Menjalani berdua sendiri ternyata tidak semudah yang mereka bayangkan Ketika satu masalah mulai membuat mereka bertanya-tanya, apakah perpisahan yang dijanjikan hanya untuk sementara ini akan menjadi selamanya.

Sementara Selamanya Ika Natassa

Review

Tidak semua kisah harus memberikan sebuah makna. Tidak semua kisah harus memberikan sebuah pesan bagi pembacanya. Namun, sebuah kisah antara Saka dan Zara mampu memberikan makna dan pesan terdalam bagi pembacanya, paling tidak bagi gw.

Jujur, gw tidak berekspektasi apa-apa pada kisah ini, karena ya sudah percaya banget sama tulisan Ka Ika. Gw tidak membaca sinopsis atau apapun sebelumnya, gw bahkan tidak berani untuk menonton mini series nya, karena ya gw ini tim baca dulu baru nonton, jadi kemarinan bener-bener nahan buat ga nonton mini seriesnya. Alhasil, hari ini gw membaca buku ini dengan penuh surprise.

Kisah Saka dan Zara memang terbilang singkat, tapi sukses membuat gw jatuh hati.

Saka dan Zara adalah sepasang suami istri yang harus terpisah karena pandemic, Zara seorang dokter, harus berjuang menyelamatkan banyak nyawa, sehingga membuatnya harus terpisah jarak dari Saka sang suami.

Komunikasi hanya bisa mereka lakukan melalui Video Call. Setiap adegan Video Call ini terasa begitu manis, segala kerinduan kasih sayang terpampang nyata. Walau sangat singkat tapi kita bisa merasakan seluruh beban yang mereka pikul bersama.

“Yang bisa meluruhkan rindu hanya temu, dan sampai saat itu, satu-satunya pilihan hanyalah menunggu”

Bukan Ika Natassa kalau tidak menyuguhkan sebuah kisah dengan kalimat-kalimat menyentuh dan Quoteable. Walau singkat, namun segala dialog yang disampaikan Saka dan Zara terasa membekas, berusaha menyampaikan bagaimana kita harus bertahan di tengah pandemic, tentunya tanpa terkesan menggurui.

“Tidak semua masalah harus selesai hari ini. Tidak semua pertanyaan harus terjawab hari ini.”

Gw masih ga habis pikir sih, bagaimana kisah yang sangat singkat tapi mampu memberikan efek mendalam, kisah Saka dan Zara mungkin mewakili keluarga medis di luar sana. Jujur benar-benar membuat gw terenyuh. Gw juga suka dengan alur yang coba digambarkan Ka Ika disini. Penggambarannya sangat baik, tidak membosankan.

Hingga pada akhirnya, gw dibuat menangis, gw kaget, gw tidak berekspektasi apa-apa namun twistnya ngena banget,, huhuhu kesel ,, ini nulis pun masih berkaca-kaca. Gw suka sih, bagaimana Ka ika menutup kisah ini, tidak bertele-tele, tidak dibuat-buat tapi memberikan kesan yang begitu mendalam.

Ah Ka ika, terima kasih sudah menuliskan kisah yang begitu mewakili di tengah pandemic ini…. Berharap juga ada full novel Saka dan Zara ini, saya penasaran kisah detail awal pertemuan mereka.

Posted in Book

Book Review : Find Me (Shadow Me and Reveal Me) by Tahereh Mafi #ShatterMe

Kali ini gw mau lanjut bahas 2 Novella Tahereh Mafi yaitu Shadow Me dan Reveals Me, yang tergabung di paperback berjudul Find Me. Ini tuh sebenernya udah keluar agak lama bukunya dari tahun 2019, tapi baru ada rezekinya beli di akhir 2020 kemarin. Alhasil gw lupa banget sama ceritanya hahahaha…

Sinopsis (Dikutip dari Goodreads)

Title : Find Me (Shadow Me and Reveal Me)

Page : 112 pages

Published October 8th 2019 by HarperCollins

0062906283 (ISBN13: 9780062906281)

Edition Language English

Series (Shatter Me #4.5, 5.5)

In Shadow Me, Juliette is still reeling from Warner’s betrayal, and Kenji is trying to balance his friendship with her with his responsibilities as a leader of the resistance against the Reestablishment. Things get even more interesting when an unexpected person from Omega Point’s past surfaces.

Review

Shadow Me ini merupakan novella dengan POV Kenji, timeline nya sendiri tepat setelah Restore Me (Shatter Me 4.0). Buat yang agak lupa, restore me ini endingnya gila banget kan, Warner sama Juliette putus. Jadi ya di Shadow Me agak bahas itu. Cuma karena POV nya kenji jadi ga terlalu banyak dibahas dari sisi Warner dan Juliette nya, tapi lebih ke gimana Kenji menanggapi Warner yang stress dan Juliette yang sedih.

Disini kayak diliatin, gimana Kenji galau karena naksir Nazeera dan terkesan di php in haha.. yak pokoknya karena emang novella, jadi ga terlalu banyak yang dibahas, murni gimana POV Kenji aja.

“It’s not the pain that’s unendurable. It’s the hopelessness. It’s the hopelessness that makes you reckless.”

Sementara di Reveal Me, kisahnya diambil setelah Defy Me, jadi pas abis baca Shadow Me, langsung eh loh? Kok? Gitu deh, karena di Reveal Me kan Warner Juliette putus ya, sementara di Shadow Me udah balikan…

Disini juga kita jadi bisa lebih memahami Kenji, dimana dia kesel banget selalu dianggap outsider sama team mereka, padahal Kenji mampu.. dan gw suka banget deh gimana Kenji bener-bener nganggep Juliette itu special as bestfriend. Ga Cuma itu, melalui reveal Me, hubungan Kenji dan Nazeera juga ada kemajuan wuwuwuuw..

Abis baca Reveal Me langsung ga sabar buat baca buku lanjutannya Imagine Me!

Posted in Book

Book Review – Rain by Sam Usher

Yuhuu akhirnya ya, bisa nulis tentang buku Rain nya Sam Usher di blog. Jadi buku ini tub uku bergambar yang muncul di Drama Korea “Record of Youth”, nah kan gw penasaran banget, akhirnya memutuskan buat order di Bookdepository, walau gw beli yang paperback sih, karena versi hardcover nya mahal hahahaha

Sinopsis

Title : Rain

Hardcover, 40 pages

Published April 11th 2016 by Templar Publishing (first published April 1st 2016)

ISBN139781783705467

Edition Language : English

Series : Weather

Sam ingin keluar tetapi hujan turun, jadi dia dan Kakek memutuskan untuk tinggal di dalam sampai hujan berhenti. Sam meminum cokelat panas dan membaca buku-buku serta impiannya tentang petualangan, sementara Kakek melanjutkan dokumen pentingnya. Kakek sepertinya memiliki surat yang SANGAT penting untuk ditulis. Maka surat yang sangat penting itu harus dipasang, meskipun hujan dan banjir. Saat mereka akhirnya keluar, Sam dan Kakek memiliki petualangan ajaib

Review

Buku Rain ini sebenernya adalah buku bergambar, karena emang beneran full buku bergambar (apasih), kisahnya memang tentang Sam yang ga sabar pengin keluar rumah, padahal saat itu lagi hujan. Sam ini tinggal sama kakek, dan kakek bilang ke Sam, untuk menunggu hujan reda baru keluar rumah, kebetulan Sang Kakek memang ingin keluar rumah untuk ke Box Surat, ada surat penting yang harus ia kirim. Jadi sembari menunggu hujan reda, sang kakek pun melanjutkan Kembali menulis surat.

Sementara Sam? Ia terus menerus melihat keluar jendela, sembari berpikir kapan kah hujan ini reda..

Pada akhirnya, Ketika hujan reda, Sam dan Kakek keluar rumah, dari situ Sam menyadari, ternyata menunggu itu memiliki moment terbaik sendiri, karena akan banyak hal indah yang didapatkan dari menunggu. Saat keluar rumah Sam begitu bahagia, ia melewati genangan air, bertemu banyak orang. Hujan Kembali turun di tengah perjalanan tapi memori indah yang sam lalui begitu banyak.

“You See, The Very BEST Things are always worth waiting for”

Buku ini memang terlihat simple, tapi makna nya dalam sih, bagaimana mengajarkan kita untuk sabar, untuk menunggu guna mendapatkan hasil yang jauhh lebih baik. Sama sih kayak kita memiliki keinginan tapi tak kunjung dikabulkan, padahal sebenarnya ada hal indah yang jauh lebih baik dari keinginan kita itu.

Sebagai buku bergambar, illustrasi di Rain ini sangat colourful, khas komik amerika gitu sih, jadi ga bosen bacanya, bukunya juga super duper tipis, beberapa menit juga kelar, dan kayaknya kalau lagi butuh motivasi, bisa baca berulang-ulang untuk menambah semangat.